Cegah Serangan Malware dari USB Flashdisk

6 11 2012

Cegah Serangan Malware dari USB Flashdisk

Published on September 12, 2012 by chieftikus in GadgetTips

USB merupakan port universal yang paling sering dan mudah digunakan. Apalagi dengan makin perkembangan USB Flashdisk yang semakin mampu memberikan kapasitas besar dengan ukuran fisik yang kecil. Walau begitu, USB merupakan jembatan yang paling rawan dilewati malware, sehingga PC atau laptop kamu bisa dapat dengan mudah terjangkit apabila kamu sering bertukar data dengan orang lain menggunakan USB Flashdisk.

Kamu bisa mencegah serangan malware melalui USB tanpa menggunakan software tertentu, yang tentunya dengan mudah kamu lakukan.

 

Disable Autorun untuk Port USB

Kebanyakan malware menyerang melalui port USB karena terdapat fitur autorun yang secara otomatis menjalankan file yang terdapat pada autorun.inf di dalam USB Flashdisk. Pilihan “Open Folder to view files” dapat menjalankan file berbahaya pada Flashdisk yang nantinya bisa menyerang PC/ laptop.

Langkah – langkah untuk Disable Autorun :

 

  • Tekan tombol Win + R (Windows+R) dan ketik Gpedit.msc
  • Arahkan ke Computer Configuration > Administrative Templates > Windows Components, kemudian klik Autoplay Policies. Untuk pengguna Windows XP, arahkan ke Computer Configuration > Administrative Templates > System.
  • Pada panel Details, double klik Turn off Autoplay.
  • Klik Enabled, pilih All drives pada bagian Turn off Autoplay on untuk mematikan Autoplay pada semua drive.

Dengan mematikan fungsi Autorun, maka kamu akan mencegah Windows menjalankan autorun tanpa ijin dari kamu sebagai pengguna.

Iklan




Mengatasi Flashdisk yang tidak dapat di-Eject

6 11 2012

Mengatasi Flashdisk yang tidak dapat di-Eject

Published on November 5, 2012 by febri in HardwareSoftwareTips

 

Sudah sebagaimana mestinya bahwa flashdisk sebelum dicabut dari pc/laptop harus di eject atau safely remove terlebih dahulu. Tindakan tersebut berguna untuk mencegah kerusakan sistem pada flashdisk. Remove maupun eject dapat dilakukan dengan cara klik kanan flashdisk melalui windows explorer lalu pilih eject. Jika menggunakan pilihan safely remove hardware dapat dilakukan dengan klik ikon di kanan bawah.

Jika flashdisk sedang tidak melakukan transfer atau sedang membuka file di dalam flash disk, yang intinya isi di dalam flashdisk tidak sedang diakses sama sekali, kapanpun boleh dicabut, tetapi demi keamanan file yang ada di dalam flashdisk tersebut maka sangat disarankan untuk melakukan eject ataupun safely remove. Gunanya menggunakan fitur eject ataupun safely remove apabila keadaan flashdisk yang terlihat sedang tidak diakses ternyata ada file atau aktivitas dari sistem yang sedang berjalan maka akan muncul pesan peringatan seperti ini.

 

Aplikasi Unlocker bisa digunakan pada saat seperti ini, saat dimana ini remove flashdisk tetapi ternyata tidak bisa. Pertama yang harus dilakukan adalah install terlebih dahulu Unlocker tersebut lalu baru lakukan langkah seperti ini:

1. Buka layar Explorer

2. Klik kanan pada drive flashdisk yang ingin dimatikan

3 .Pilih Unlocker

4. Pada layar Unlocker akan terlihat data process yang sedang berjalan

5. Pilih program yang ingin dimatikan, lalu pilih unlock

Selain untuk mematikan data proses, Unlocker juga dapat digunakan untuk menghapus file.

Download Unlocker disini